Tugas Praktikum 5 Admin Jaringan (Mail Server ) di PENS(Politeknik Elektronika Negeri Surabaya)

Kukuh Adi Prasetyo // Jumat, 18 Desember 2015

B. Dasar Teori
            e-mail dikirm dengan menggunakan asitektur client-server, sebuah pesan emal diciptakan atau dibuat dengan menggunakan aplikasi client dan menigirimkannya ke server email tujuan. Server email tujuan kemudian memberikannya ke e-mail client penerima. Agar proses ini dapat terjadi, sejumlah protocol standar jaringan memungkinkan computer-komputer yang berbeda sistem operasinya dan dapat menggunakan aplikasi email yang berbeda tetap dapat saling mengirim dan menerima email. Berikut ini adalah protocol-protokol yang berperan dalam proses pengiriman dan penerimaan e-mail.
·         SMTP
SMTP (Simple Mail Transfer Protocol) merupakan salah satu protokol yang umum digunakan untuk pengiriman surat elektronik di Internet. Protokol ini dipergunakan untuk mengirimkan data dari komputer pengirim surat elektronik ke server surat elektronik penerima. Protokol ini timbul karena desain sistem surat elektronik yang mengharuskan adanya server surat elektronik yang menampung sementara sampai surat elektronik diambil oleh penerima yang berhak. 
·         Mail Access Protocol
Ada dua buah protocol utama yang digunakan oleh program e-mail client untuk mengambil atau mendownload e-mail dari server e-mail. Yaitu Post Office Protocol (POP) dan Internet Massage ccess Protocol (IMAP).
o   POP
POP (Post Office Protocol) adalah protokol yang digunakan untuk mengambil surat elektronik (email) dari server email. Protokol POP3 dibuat karena desain dari sistem surat elektronik yang mengharuskan adanya server surat elektronik yang menampung surat eletronik untuk sementara sampai surat elektronik tersebut diambil oleh penerima yang berhak
o   IMAP
IMAP (Internet Message Access Protocol) adalah protokol standar untuk mengakses/mengambil e-mail dari server. IMAP memungkinkan pengguna memilih pesan e-mail yang akan ia ambil, membuat folder di server, mencari pesan e-mail tertentu, bahkan menghapus pesan e-mail yang ada. Kemampuan ini jauh lebih baik daripada POP (Post Office Protocol) yang hanya memperbolehkan kita mengambil/download semua pesan yang ada tanpa kecuali.

C. Tugas Pendahuluan
            1. Jelaskan apa fungsi dari protocol smtp, pop dan imap
- smtp à mengirimkan atau mentrasfer e-mail antar server e-mail. Sebenarnya smptp ini juga mengirimkan mail antar email client
- pop à mengambil E-Mail yang tersimpan dalam mailbox tiap user di mail server, yang biasanya juga berfungsi sekaligus sebagai SMTP server
- imap à memungkinkan pengguna memilih pesan e-mail yang akan ia ambil, membuat folder di server, mencari pesan e-mail tertentu, bahkan menghapus pesan e-mail yang ada
2. Sebutkan jelaskan beberapa paket aplikasi smtp, pop dan imap email yang dipakai serta       kelebihan dan kekurangan masing-masing
            - POP (Post Office Protocol) adalah protokol yang digunakan untuk mengambil surat e                     lektronik (email) dari server email.
            Kelebihan :
* Kelebihan utama POP mail adalah kemampuannya untuk dibaca secara offline (tidak harus terkoneksi ke internet).
* Melalui e-mail berbasis POP3 akses internet pada saat mengirim dan menerima dapat dikurangi.
* Lebih mudah dalam pengarsipan, karena e-mail disimpan di komputer pengguna
* Hanya dapat dibuka dari komputer pemakai saja.
Kekurangan :
* Harus menggunakan e-mail client seperti Outlook Express, Eudora Mail, Mutt, dan lain-lain.
* Hanya dapat mengakses e-mail dari komputer yang terinstal e-mail client, tidak bisa mengecek e-mail Kamu dari sembarang tempat.
- IMAP (Internet Message Access Protocol) adalah protokol standar untuk mengakses / mengambil e-mail dari server.
            Kelebihan :
* Dengan IMAP, user dapat membuat, mengubah dan menghapus folder yang ada di server.
* E-mail baru akan didownload dari server jika user ingin membacanya, sehingga e-mail juga dapat diakses dari tempat lain.
Kekurangan :
* Server layanan e-mail memerlukan kapasitas resource yang agak tinggi.
- SMTP (Simple Mail Transfer Protocol) merupakan salah satu protokol yang umum digunakan untuk pengiriman surat elektronik di Internet.
            Kelebihan :
* Proses berkirim email pun dapat dilakukan dengan sangat cepat ke seluruh dunia sehingga dapat menghemat uang dan waktu dalam berkirim surat.
* Lebih Simple Dan Lebih Cepat.
Kekurangan :
* Kemungkinan terjadinya pemalsuan identitas.
3. Jelaskan cara instalasi dan konfigurasi smtp menggunakan postfix dan courier
1.      Install paket-paket yang diperlukan
Paket yang diperlukan dalam tutorial ini antara lain : Untuk Mengirim email (SMTP) : postfix (Pilih: “Local only”), postfix-tls, postfix-mysql, postfix-doc
Untuk Database user : mysql-client-5.0, mysql-server-5.0
Untuk menerima email (POP3 & IMAP) : courier-base (Pilih: “No”), courier-authdaemon, courier-authlib-mysql, courier-pop, courier-pop-ssl, courier-imap, courier-imap-ssl
Untuk Keamanan Pengiriman dan Penerimaan email : libsasl2, libsasl2-modules, libsasl2-modules-sql, openssl
Untuk Mencegah Virus dan Spam : amavisd-new, spamassassin, clamav, clamav-daemon, zoo, unzip, lha
Untuk tampilan WebMail : squirrelmail, phpmyadmin
Untuk testing tools : telnet

2.      Membuat user, database, dan tabel yang diperlukan pada mysql

3.      Membuat file2 baru sebagai penunjuk ke database mysql

Buat file baru dg nama mysql-virtual_domains.cf (/etc/postfix/mysql-virtual_domains.cf )

Buat file baru dg nama mysql-virtual_forwardings.cf (/etc/postfix/mysql-virtual_forwardings.cf)

Buat file baru dg nama user mysql-virtual_mailboxes.cf (/etc/postfix/mysql-virtual_mailboxes.cf)

Buat file baru mysql-virtual_email2email.cf (/etc/postfix/mysql-virtual_email2email.cf)

4.      Membuat user baru pada system kita sebagai administrator-email
User ini bertugas untuk membuat maildir baru setiap ada user baru yang mendaftar pada mailserver anda
5.      Mengkonfigurasi postfix sbg server SMTP
Edit file main.cf (ini adalah file konfigurasi utama dari postfix) 
6.      Testing…
Restart service postfix
7.      Mengaktifkan fasilitas authentikasi pada postfix (Auth-SMTP)
Menyuruh Postfix untuk menggunakan SASL/MySQL, dg cara buat file konfigurasi baru dg nama /etc/postfix/sasl/smtpd.conf
8.      Mengaktifkan TLS untuk meng-encrypt SMTP traffik, dg cara membuat sertifikat (certificate)
9.      Mengkonfigurasi courier sebagai server POP3 / IMAP
Edit file /etc/courier/authdaemonrc, ubah parameter authmodulelist menjadi authmodulelist="authmysql"
10.  Test hasil konfigurasi anda
11.  Menambahkan User Baru pada Mail-Server
12.  Interface WebMail dg squirrelmail

D. Percobaan
Percobaan 1 : Persiapkan domain
1.      Install bind9 sebagai paket DNS server



2.      Pada etc/bind edit named.conf.local sesuaikan dengan domain yang kita buat dan reversenya

Ket: karena kelompok kami hanya memiliki dns slave yang tertuju pada dns master yang dimiliki oleh kelompok9.com (10.252.108.137)

3.      Isi dari /etc/bind/named.conf.local dari server dns master yaitu kelompok9.com (10.252.108.137)

Ket: menyimpan zone-zone dari banyak dns slave. Sehingga memungkinkan bisa saling mengirim email pada domain yang sama atau beda.

4.      Pada var/cache/bind buat db.kelompok4 dan db.10
5.      Isi db.kelompok4 pada dns master sebagai berikut


6.      Isi db.10 sebagai berikut


7.      Restart DNS server

8.      nano  /etc/resolv.conf , lalu hapus semua isinya dan ketikkan :

ket: 10.252.108.137 adalah IP dari dns master

9.      Cek DNS dengan nslookup




Ket: terlihat bahwa yang menjawab adalah dns server master yaitu 10.252.108.137

Percobaan 2 : Install Email Server

1.      Instalasi email server


2.      Penempatan email ke direktory maildir masing-masing user









3.      Buat user untuk mengirim dan menerima email dengan perintah adduser namauser



4.      Test imap dan pop apakah sudah jalan dengan menggunakan perintah netstat-nlptu


5.      Atau bisa juga menggunakan perintah nmap localhost


6.      Lakukan installasi postfix










7.      Edit /etc/postfix/main.cf


8.      Restart postfix


9.      Cek postfix apakah sudah jalan atau belum


10.  Install squirrelmail sebagai webmail


11.  Koneksikan squirrelmail ke apache

















13.  Cek user nailus apakah email sudah masuk




14.  Sebelum mengirim email pada domain yang berbeda, cek terlebih dahulu apa sudah ada yang menangani mail exchanger pada domain kita sendiri maupun domain yang dituju


15.  Mencoba mengirim ke domain kelompok7.com

Ket: alamat email yang dituju adalah satu@kelompok7.com dengan subject yaitu andi kapan kawin dan isi xxx

16.  Isi kotak keluar pada mail

Ket: terlihat bahwa sudah berhasil mengirim ke beda domain











17.  Isi kotak masuk pada mail

Ket: terlihat bahwa sudah dapat menerima email dari domain yang berbeda

18.  Berikut adalah full header dari mail yang dikirim oleh nanta@mail.kelompok2.com

Ket: terlihat bahwa mail dari nanta@mail.kelompok2.com dikirim untuk joker@kelompok9.com serta satu@kelompok7.com dan nailus@kelompok4.com (domain saya kelompok4.com) memiliki subject ciye ciye dan diterima dari mail.kelompok2.com oleh mail.kelompok4.com (yang mengurusi email-email di domain saya)


Kesimpulan :
      Untuk mengirim email bisa menggunakan suatu webmail contohnya adalah Squirrelmail. Perlu ada suatu alamat hostname+domain yang akan khusus menangani mail exchanger misalnya mail.kelompok4.com. Agar bisa mengirim email beda domain maka diperlukan suatu server yang menjadi dns master, sehingga dns server lainnya menjadi slave dns dan semuanya mengarahkan ke dns master itu.





1 komentar